Oleh Husein Abdul Majid
Aku mengenalmu dari caramu tinggal sebentar
Kemudian pergi juga sebentar
seolah ingin berkata
namun memilih aman di balik jeda
Ada hangat yang sempat singgah
di percakapan yang sederhana
cukup untuk membuatku tahu
aku tidak sendiri merasakannya.
Kau mendekat tanpa benar-benar tiba
menyentuh batas lalu merapikannya
seperti orang yang paham rindu
namun lebih paham cara bertahan
Aku menangkap niat
pada perhatian yang hati-hati
pada doa yang singkat namun tulus
pada diam yang bukan kosong namun berjaga
Mungkin kau pernah terluka
atau belajar terlalu baik
cara melindungi diri
hingga setiap langkah maju
selalu diimbangi satu langkah mundur.
Aku tak ingin memaksamu tinggal
aku hanya berdiri
cukup dekat untuk jujur
cukup jauh agar tak melukai siapa pun
Bila langkahku akhirnya berbelok
itu bukan karena niatku runtuh
hanya karena aku belajar membaca
sampai di mana sesuatu
layak dijaga bersama
Dan bila aku menjaga jarak
itu bukan tentang kehilangan
melainkan caraku merapikan diri
dari kehadiran yang singgah
tanpa pernah meminta penantian
